Kita to the point aja, ya. Apa saja yang kamu lewatkan
kalau pilihan-pilihan inilah yang menang untuk kelanjutan Part 3.
(1) Gabung, meskipun nanti Saga pergi
di tengah2
Part ini akan menjadi part threesome, tapi cuma
setengah. Ketika Saga bercumbu dengan Melinda, Rama akan memainkan tubuh
Melinda sambil curi-curi pandang ke tubuh Saga. Ketika Saga nenen ke satu
payudara Melinda, Rama akan nenen ke payudara Melinda yang lain. Ketika Saga
jilmek, Rama mulai keder karena Saga jago banget bikin Melinda squirt
sehingga Rama memaksa Saga untuk langsung mengentot memek Melinda.
Saga membuka sempaknya dan ini menjadi kali pertama Rama
melihat kontol Saga. Kontol mengentot memek Melinda dalam posisi misionaris,
tetapi tubuh Melinda bersandar ke tubuh Rama di belakangnya. Dari belakang,
Rama memainkan nenen Melinda. Sementara Melinda berusaha keras untuk menciumi
leher Rama, tetapi Rama mengihndari cumbuan itu. Soalnya, Rama mulai fokus
melihat kontol Saga keluar masuk memek Melinda.
Seperti yang dijanjikan Saga, dia crot dengan sangat
cepat. Setelahnya, Saga mandi dan mempersilakan Rama mengambil alih. Terpaksa
Rama mengentot Melinda sembari mengingat-ingat detail kontol Saga agar kontol
Rama bisa tetap ngaceng. Setelah Saga selesai mandi, Saga beneran pergi
keluar kamar. Merokok di teras, tidak bergabung sama sekali.
Kontol Rama melemas karena satu-satunya hal yang bikin Rama ngaceng
adalah Saga. Hal ini membuat Melinda curiga. Dia menuduh Rama gay, dan
Rama yang kesal karena Saga malah diam di luar, mengakuinya dengan gamblang.
Melinda yang menyukai Rama tidak marah. Malah, Melinda menawarkan bantuan
kepada Rama, asalkan Rama mau lanjut ngewe dengan Melinda. Dia yakin dia
bisa membuat Saga melakukan apa pun yang Melinda suruh.
Opsinya: Melinda akan suruh (1) Saga peluk dan cium Rama dari
belakang selama Rama ngentot Melinda, (2) Rama nge-fuck Saga di bool,
bergantian kanan kiri sambil nge-fuck memek Melinda, dan (3) Saga nge-fuck
Rama di bool sambil kontol Rama masuk ke memek Melinda.
Ya, kalau part ini terpilih, voting muscle top
dan muscle bottom langsung muncul! Wkwkwk.
Pilihan keempatnya adalah Rama tidak mengambil satu pun opsi
tersebut dan berkata barusan dia cuma bercanda. Dia bukan gay. Dia hanya
enggak enak saja karena sudah selingkuh dari ceweknya.
(3) Kasih uang supaya mereka main di luar
Setelah ditinggalkan oleh Saga dan Melinda yang akhirnya main
di luar, Rama sange bukan main. Dia enggak bisa belajar sama sekali.
Kepalanya terus-menerus membayangkan Saga ngewe dengan Melinda.
Akhirnya, Rama meng-install lagi Grindr dan mencari seseorang dari
aplikasi tersebut.
Kali ini, Rama betulan bertemu dengan orangnya—tidak kabur
lagi. Ada visitor yang tinggal di hotel dan Rama pun ngewe dengan
orang tersebut. Ini akan menjadi seks sesama jenis pertamanya. Dia merupakan
karakter baru yang nantinya bisa jadi membantu atau menghalangi hubungan Rama
dengan Saga (tergantung pilihan pembaca).
Setelah ngewe dengan si visitor, Rama menginap di
hotelnya dan mengenal lebih dekat orang tersebut. Tanpa disangka, orang itu
tahu sosok Saga. “Gue ketemu di La Favela kemarin. Dia temannya teman gue. Dia
emang straight. Tapi kayaknya kita bisa bayar dia buat ngewe.
Meskipun ganteng banget, gue yakin dia lagi miskin. Pas giliran bayar, dia
pergi ke toilet dan enggak pernah bahas soal minuman yang harusnya dia bayar.”
Si visitor memberi opsi kepada Rama, (1) untuk meng-hire
Saga agar threesome dengan mereka dengan imbalan uang, atau (2) nge-prank
Saga lewat teman si visitor yang memang bisa nge-prank kayak di
Twitter, atau (3) membiarkan si visitor nginap di kosan Rama dan dia
janji dia bisa bikin Rama nikmatin kontol Saga pas lagi tidur.
Pilihan keempatnya adalah Rama menolak semua ide tersebut dan
memblok si visitor selamanya.
(4) Cari kafe 24 jam supaya belajar bisa
fokus
Rama memutuskan pergi dari kosan tetapi sebelum pergi dia meninggalkan
kamera tersembunyi di dalam kamar, yang kebetulan menghadap langsung ke kasur.
Belajar Rama betulan fokus. Rama merasa tenang karena dia tahu, sepulangnya
nanti dia akan bisa melihat kontol Saga lewat video.
Sepulangnya ke kosan, Saga sudah tidur. Melinda sudah tidak
ada. Rama mematikan lampu dan duduk di kursinya, coli sambil menonton
video Saga ngewe Melinda.
Tepat di tengah coli-nya, Saga terbangun dan bertanya,
“Mau dibantuin, Bro?”
Rama kaget dan tak sengaja menjatuhkan ponselnya. Ponsel yang
sedang menayangkan video Saga ngewe itu jatuh menggelinding. Diambil
oleh Saga dan dilihat.
Sebelum Saga berpikir macam-macam, Rama buru-buru berkata dan berkelit,
“Gue sebenarnya pengin gabung, tapi gue enggak mau selingkuh dari cewek gue. Sorry
gue ngerekam diam-diam. Gue berani sumpah, enggak akan gue sebarin. Gue cuma sange
aja lihat si Melinda. Sorry, Ga. Please maafin gue karena udah
ngerekam.”
Saga hanya manggut-manggut paham. Untungnya, dia tak
mempermasalahkan itu. Dia cuma minta videonya dihapus. Terpaksa Rama menghapus
video itu. Namun setelahnya, Saga menawarkan, “Sorry bikin elo ngehapus.
Tapi kalau elo sange, gue bisa bantu.” Seperti Part 3 yang sekarang
tayang, di sini Saga menawarkan bantuan ngocok. Tapi, pilihannya berbeda.
Opsinya (1) saling ngocokin, (2) saling nyepong
gantian, (3) saling sodomi gantian (flip flop).
Pilihan keempatnya adalah pergi ke hotelnya Melinda dan nge-fuck
bertiga.
Sekali lagi, bisa dilihat dengan jelas betapa bergesernya
jalan cerita jika pemenang voting-nya berbeda. Voting tak sekadar
menentukan adegan mana yang akan diambil, tetapi juga jalan cerita ke depannya,
termasuk pilihan yang muncul setelahnya.
Maka dari itu, ayo pertimbangkan baik-baik setiap voting
yang muncul. Soalnya, nasib Rama terhadap Saga benar-benar ada di tanganmu,
Wahai Pembaca!
Salam,
Matheus Axilla.
Part 1 | Kembali ke Daftar Karya | Kembali ke Voting yang Tidak Terpilih | Part 3
Komentar
Posting Komentar